Senin, 10 Oktober 2016

The Girl on the Train Jadi Film Terlaris Di AS





JELAJAH -- Ekranisasi The Girl on the Train tak terhalang sebagai pemuncak daftar film terlaris di Amerika Serikat periode 7-9 Oktober 2016. Kehadiran film yang dibintangi Emily Blunt itu menggusur Miss Peregrine's Home for Peculiar Children arahan Tim Burton dan beberapa pendatang baru lainnya.

Versi novel kisah tersebut yang ditulis Paula Hawkins juga langsung memuncaki daftar"The New York Times Fiction Best Sellers of 2015" pada debut penjualannya.

Selama tayang di 3.144 lokasi, The Girl on the Train meraup USD24,6 juta (Rp319 miliar). Pendapatan tersebut agak meleset dari prediksi USD35 juta. Sementara Miss Peregrine'sharus puas hanya menambah USD15 juta dari hasil penayangan di 3.705 lokasi.

Dua film berstatus pendatang baru lainnya; The Birth of a Nation (Fox Searchlight) danMiddle School: The Worst Years of My Life (CBS Films/Lionsgate), gagal menembus peringkat lima besar.

"Ini bukan sebuah hasil yang mengecewakan. Terima kasih kepada CinemaScore yang telah memberi nilai A. Bagi kami, itu sebuah pegangan yang layak," ujar Kepala Distribusi Fox Searchlight Frank Rodriquez kepada Hollywood Reporter.

Dalam laman web CinemaScore yang berisi hasil survei penonton, The Birth of a Nation yang dibuat dengan ongkos USD10 juta mendapatkan nilai A. Mengungguli penilaian terhadapThe Girl on the Train (B-) dan Middle School: The Worst Years of My Life (A-).

Pun dalam situs web Rotten Tomatoes, konsensus yang datangnya dari para kritikus menghasilkan angka 79 persen. Berbanding 44 persen bagi The Girl on the Train dan Middle School: The Worst Years of My Life yang mendapat 55 persen.

Film The Girl on the Train yang disutradarai Tate Taylor berkisah tentang seorang alkoholik bernama Rachel (Blunt) yang hidup merana setelah bercerai dengan suaminya, Tom Watson (Justin Theroux). Setiap hari dia naik kereta api menuju tempatnya bekerja di New York.

Rute kereta api tersebut selalu melewati rumah lamanya. Di rumah tersebut, Tom kini tinggal bersama istri barunya, Anna (Rebecca Ferguson).

Selama perjalanan di kereta, Rachel gemar memperhatikan orang-orang, kemudian membuat cerita sendiri di kepalanya tentang keluarga harmonis. Ia terobsesi dengan suami istri yang jadi tetangganya, Scott Hipwell (Luke Evans) dan Megan Hipwell (Haley Bennet).

Melalui jendela kereta api pula Rachel menyaksikan Megan yang berada dalam sebuah terowongan tiba-tiba lenyap tanpa jejak.

Rachel yang jiwanya terganggu tak menyadari bahwa insiden tersebut melibatkan begitu banyak orang di sekelilingnya, mulai dari Tom dan Anna, Scott, hingga psikiater Dr. Kamal Abdic (Edgar Ramirez).

Melihat materi yang dikandungnya, film bergenre misteri thriller drama itu tampaknya bakal senasib dengan ekranisasi Gone Girl (2014). Urung tayang di jaringan bioskop tanah air karena tidak lulus sensor.

Di negara asalnya, The Girl on the Train dan Gone Girl memang mendapat "Rating-R (Restricted)" atau terlarang bagi penonton di bawah usia 17 tahun menonton sendiri tanpa didampingi orang dewasa.

Pemberian Rating-R karena filmnya mengandung kekerasan berdarah, memuat adegan seksual/telanjang yang tampak jelas, serta dialog yang terdiri dari kata-kata makian kasar.

Hmmm.. Apa kalian tertarik untuk menonton film ini?


Penulis : Risky Candra

1 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html
Unknown mengatakan...

sayang bgt wkt itu gone girl tdk tayang di Indonesia pdhl filmnya sebagus itu, semoga the girl on the train bs tayang disini